Sabtu, 13 Juni 2015

Gejala-Gejala MERS



GEJALA-GEJALA MERS

  • Beberapa gejala yang diakibatkan oleh koronavirus MERS adalah demam, batuk, napas yang pendek-pendek, serta munculnya pneumonia dalam beberapa kasus. MERS merupakan salah satu bentuk koronavirus yang masih misterius. Hingga saat ini peneliti masih mencari tahu bagaimana koronavirus baru ini bisa menginfeksi manusia.
  • Sebagian besar orang yang terinfeksi MERS-Cov berkembang menjadi penyakit saluran pernapasan berat dengan gejala gejala demam, batuk, dan napas pendek. Sekitar separuh dari jumlah penderita meninggal. Sebagian dari penderita dilaporkan menderita penyakit saluran pernapasan tingkat sedang.
  • Mula-mula gejalanya mirip seperti flu dan bisa mencakup: demam, myalgia, lethargy, gejala gastrointestinal, batuk, radang tenggorokan dan gejala non-spesifik lainnya. Satu-satunya gejala yang sering dialami seluruh pasien adalah demam di atas 38 °C (100.4 °F). Sesak napas bisa terjadi kemudian.Gejala tersebut biasanya muncul 2–10 hari setelah terekspos, tetapi sampai 13 hari juga pernah dilaporkan terjadi. Pada kebanyakan kasus gejala biasanya muncul antara 2–3 hari. Sekitar 10–20% kasus membutuhkan ventilasi mekanis.
  • Awalnya tanda fisik tidak begitu kelihatan dan mungkin tidak ada. Beberapa pasien akan mengalami tachypnea dan crackle padaauscultation. Kemudian, tachypnea dan lethargykelihatan jelas.

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kekebalan tubuh anda, balurkan dan gunakan minyak kutus kutus.

Jumat, 12 Juni 2015

Artis Korea Pun turut mengkampanyekan hidup sehat untuk mencegah MERS

Beberapa selebriti Korea Selatan mengajak para penggemarnya untuk melindungi diri agar tak terinfeksi virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS). Mereka ramai-ramai mengenakan masker, berfoto selfie, dan mengunggah fotonya di akun media sosial masing-masing. 

Menurut International Business Times edisi Kamis, 11 Juni 2015 mengenakan masker merupakan langkah pencegahan awal sesuai rekomendasi petugas kesehatan. Kondisi pengendalian virus MERS kian memburuk dari waktu ke waktu. Ini menjadi penyebaran terbesar kedua setelah negara di Timur Tengah juga sempat terjangkit virus tersebut.
Twitter Hawon Jung tentang MERS


Akibat virus tersebut sektor pariwisata di Negeri Ginseng itu ikut terpukul. Sebanyak 20 ribu pelancong dari Tiongkok, Hong Kong, dan Taiwan telah membatalkan kunjungan mereka ke Korsel karena khawatir akan tertular virus tersebut. 

Saat ini, MERS telah menewaskan 11 orang di Korsel dan menjangkiti 126 pasien. Hampir 2.000 sekolah di seluruh Korsel ditutup dan 2.300 orang yang kemungkinan terjangkit virus telah dikarantina. Pejabat berwenang telah berhasil melacak orang pertama yang membawa virus tersebut. 

Virus itu kali pertama dibawa masuk seorang pria Korsel berusia 68 tahun ketika kembali ke Seoul, usai melakukan perjalanan ke beberapa negara di Timur Tengah. 

Untuk Meningkatkan daya tahan tubuh, balurkan minyak kutus-kutus, untuk meningkatkan daya imun anda.

Tambah 4 Kasus MERS baru di Korsel


Seperti di kutip dari Antara.com, Kementerian Kesehatan Korea Selatan, Jumat, melaporkan empat kasus baru Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) sehingga total menjadi 126 kasus, ini merupakan  wabah terbesar di dunia di luar Arab Saudi .

Sepuluh orang yang dinyatakan positif virus MERS telah meninggal meskipun semua penderita memiliki riwayat penyakit yang serius, demikian seperti dilaporkan Reuters.

Sementara itu, pada Kamis, jumlah warga Korsel yang didiagnosis terserang MERS sebanyak 122 orang.

Semoga tidak lagi bertambah kasus MERS ini.

Untuk menambah daya tahan tubuh kita, gunakan minyak kutus kutus .

KonJen HK mengimbau WNI di HK untuk mewaspadai MERS


Seperti di kutip dari Antara.com, Konsulat Jenderal RI di Hong Kong mengimbau warga negara Indonesia di wilayah tersebut untuk mewaspadai virus Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS).


"Kami imbau untuk seluruh WNI di Hong Kong dan sekitarnya untuk berhati-hati, lebih waspada, dan selalu menjaga kebersihan diri, guna mengantisipasi virus MERS," kata Konjen RI di Hong Kong Chalief Akbar kepada Antara di Beijing,



Konjen RI di Hong Kong mengimbau kepada WNI untuk waspada dan saling mengingatkan jika menemukan rekannya menderita gejala demam tinggi, batuk berkepanjangan, dan bersin agar segera memeriksakannya ke rumah sakit terdekat.



Sementara itu pihak pemerintah administrasi khusus Hong Kong telah mengisolasi kembali empat orang warganya yang diduga terinfeksi virus MERS, setelah berlibur dari  Korea Selatan (Korsel).



Departemen Kesehatan Hong Kong menyatakan,"keempat wanita itu baru pulang dari liburan ke Korsel, dan kini tengah dikarantina di rumah sakit umum setempat dan kami masih menunggu hasilnya."



Otoritas kesehatan setempat menambahkan selama dua hari terakhir dilaporkan 33 orang yang terduga terinfeksi virus MERS.



"Tujuh belas orang di antaranya telah dinyatakan negatif mengidap virus MERS, sedangkan sisanya masih menunggu pemeriksaan lebih intensif. Hingga saat ini belum ditemukan infeksi dari penyakit tersebut di Hong Kong," kata pernyataan Departemen Kesehatan Hong Kong.

Agar bisa memiliki kekebalan tubuh, istirahatlah yang penting dan juga jaga kebersihan diri, balurkan juga minyak kutus kutus.

Terkait MERS belum Ada Pembatasan untuk berpergian ke Korsel

Hasil laboratorium sekuensing virus menunjukkan bahwa secara ilmu virologi, virus korona penyebab MERS di Korea pada dasarnya sama dengan virus yang selama ini dikenal," kata Tjandra Yoga Aditama yang juga merupakan Anggota Tim Darurat Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk MERS-CoV ketika sempat diwawancarai oleh Antara di Jakarta, Kamis 11 Juni 2015.

Selain itu, tambah dia, virus pada pasien MERS Korea yang didiagnosis di Tiongkok juga hanya menunjukkan "Minor Mutation", yang tidak mempengaruhi keganasan penularan.

"Jumlah kasus MERS CoV di Korea Selatan memang melewati batas psikologis 100 orang, kini pasiennya sudah 108 orang dan sembilan diantaranya meninggal dunia, sehingga terjadi kepanikan," katanya.

Jumlah orang yang dikarantina, tambah dia, juga meningkat menjadi 3.439 orang.

ampai saat ini, kata dia, belum ada pembatasan kepergian ke Korea Selatan.

"Setiap orang tentunya saat ini bebas saja datang ke Korea Selatan. Belum ada pembatasan," katanya.

Hanya saja, selama di Korea Selatan diimbau untuk membatasi kontak dengan mereka yang mengalami gangguan pernapasan seperti Influenza.

"Selain itu batasi kunjungan ke Klinik atau rumah sakit yang menangani MERS CoV disana," katanya.

Cegah MERS dengan membalurkan minyak kutus kutus, agar daya tahan tubuh kita menjadi semakin kuat.

Negara-Negara yang terjangkit MERS



Negara mana yang terjangkit MERS?

Negara-negara berikut telah melaporkan adanya kasus MERS di wilayahnya: Jordan, Kuwait, Oman, Qatar, Saudi Arabia, the United Arab Emirates, dan
Yemen (Timur Tengah); Perancis, Jerman, Yunani, Italia, Inggris (Eropa); Tunisia dan Mesir (Afrika); Malaysia dan Philippines (Asia); serta Amerika Serikat.
Virus tampaknya berjangkit luas di semenanjung Arab. Seluruh kasus yang dilaporkan dari luar Timur Tengah pertama terkena infeksi di Timur Tengah sebelum kemudian bepergian keluar dari wilayah tersebut. Kasus-kasus di luar Timur Tengah tampaknya tidak menulari orang di negara tujuan/asal. Tahun 2013, kasus di Perancis dan Inggris menampakan adanya penularan terbatas dari manusia ke manusia.
Informasi terakhir WHO tentang wabah bisa didapatkan dari http://www.who.int/csr/don/en/.

Untuk menguatkan diri anda terhadap MERS, gunakan dan balurkan #minyakkutuskutus di titik2 aura.
Untuk informasi tentang #minyakkutuskutus silahkan hubungi Joe di 08998127711 ...

APA SICH MERS tersebut ?

Apa sich MERS

Apakah Middle East respiratory syndrome (MERS)?
Middle East respiratory syndrome (MERS) adalah penyakit pernafasan yang disebabkan sebuah virus korona jenis baru (novel coronavirus) sehingga dinamai MERS‐CoV (Mei 2013). Penyakit ini pertama ditemukan di Arab Saudi tahun 2012. Virus Korona atau coronavirus adalah keluarga jenis virus yang bisa menyebabkan penyakit dari yang ringan seperti flu biasa hingga parah seperti Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Untuk mencegah dan menguatkan daya tahan tubuh Anda, balurkan #minyakkutuskutus di titik2 aura Anda.